Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan

MENJADI PELAYAN ALLAH ATAU PELAYAN PEJABAT

Written By SK BUSER on Selasa, 09 Maret 2010 | 08.07


"Wahai Duniaku, layanilah hambaku yang melayani Aku", demikian Tuhan bersabda dalam sebuah Hadits Qudsi. Sebagai orang beriman tidak semestinya gelisah dengan dunia selama ia bersandar kepada Allah. Dengan hanya bersandar kepada Allah, dunia dan seisinya akan ditundukkan dan melayani orang beriman. Namun sekarang terbalik, banyak orang justru menjadi pelayan dunia. Siang malam waktunya habis untuk mengurus dunia sehingga lupa melayani Allah sang pemilik dunia.

Dengan menjadi pelayan PEJABAT, secara tidak langsung kita menghamba kepada Makhluk. Ini merupakan petaka dan bencana, ditambah lagi jika menjadikan manusia sebagai sandaran. Padahal yang namanya makhluk tidak kekal dan akan binasa. Kita hidup bukan untuk menyenangkan semua manusia, juga bukan untuk menyusahkan semua orang. Tapi kita hidup untuk yang maha Hidup, karena dari sana semua berawal dan berakhir.

Karena itu, kini saatnya kita melepas semua atribut dunia yang melenakan dan mempesona. Kita kembali kepada Allah untuk kehidupan yang kekal. Semoga dengan kita kembali ke Allah, semua isi dunia akan tunduk. Amin.

MERDEKAKAN HATIMU PEJABAT

Mengapa kita tidak pernah sampai kepada Allah ? Salah satunya adalah di hati kita ada penjajahan yang sulit dihapuskan. Setiap kita melakukan perjalanan ruhani menuju Allah, di tengah jalan selalu ada rintangan yang dilancarkan oleh penjajah. Siapakah yang bisa dikatakan sebagai penjajah? Adalah mereka yang senantiasa menghalangi jalan menuju Allah, bisa karena jabatannya,posisinya dan atau keberadaannya. Orang dengan kadar kesyetanan yang tinggi hanya akan menyuburkan penjajahan.Makanya sudah menjadi kewajiban kita menyingkirkan semua penjajah baik yang kelihatan maupun tidak.


LOWONGAN WARTAWAN

Written By SK BUSER on Senin, 25 Januari 2010 | 05.52


Bagi teman-teman yang sedang mencari peluang menjadi wartawan sebuah peluang bagi Anda.
SKM BUSER BIRO MAJLENGKA & CIAMIS membuka lowongan bagi wartawan untuk tingkat reporter dengan lokasi kerja di KAB. MAJALENGKA DAN KAB. CIAMIS.
Syarat lainnya antara lain: mempunyai pengalaman menulis di media massa,memiliki minat di bidang jurnalisme.
Anda bisa tanyakan langsung ke Kantor Biro Kab. Majalengka & Ciamis
TLP. 0233 318290
HP/SMS. 081 395 667 381 (KABIRO)


ANTARA IDEALISME DAN KEBUTUHAN


Impian apakah yang tertinggi dalam hidup seorang wartawan ? haramkah uang yang di dapat oleh para wartawan? Pertanyaan itu terus mengiang dalam benak saya tatkala melakukan renungan. Bayangkan, semua orang yang berjubah wartawan telah menjual semua yang ada dalam tubuhnya. Mengapa? Karena oreintasi pekerjaan diarahkan untuk mendapatkan imbalan materi, yang pada zaman ini menjadi sumber kebahagiaan. Wartawan yang bergaji maupun wirausahawan berita sama-sama menggadaikan idealismenya untuk meraih kebahagiaan materi. Maka sudah dipastikan mereka yang menggendong idealisme, semangat jihad dan perbuatan mulia akan mati langkah sebab ia diasingkan oleh sesama.

Mungkin saya adalah salah satu orang yang harus menanggung beban akibat idealisme. Setidaknya idealisme untuk tetap menjaga muruah (marwah), martabat dan harga diri dalam mencari sumber pendapatan. Idealisme yang saya tegakkan adalah bagaimana agar setiap rezeki yang saya terima itu tetap terbebas dari syubhat (samar-samar),halal, dan diijabqobuli dengan tetesan keringat. Ini tentu saja sangat berat sekali, sebab peluang perkeliruan di dunia wartawan sangat terbuka. Setiap orang yang bermasalah dan berpotensi menjadi obyek pemberitaan baik positif atau negatif berpeluang menghasilkan uang. Selama semua sesuai dengan prosedur, memang tidak masalah.

Namun ketika yang akan diekspos berita negatif, pastilah narasumber akan melakukan penyuapan, rayuan, dan iming-iming imbalan agar berita negatif tidak ditayangkan. Jumlah uangnya menggiurkan untuk kasus semacam ini, maka banyak sang wartawan yang akhirnya takluk dan mengibarkan bendera putih. Dan ketika wartawan tidak mau menerima pemberian suap, berikutnya narasumber akan melakukan intimidasi dan kekerasn fisik. Ini biasanya dialami wartawan idealis yang tidak mempan disuap. Namun sekarang posisi sudah berbalik, wartawan super pragmatis memanfaatkan peluang ini untuk mendapatkan uang. Mereka mengancam, menakut-nakuti dan mengintimidasi narasumber agar disuapi uang.

Dalam situasi yang demikian kacau dan tak beretika itu, saya sendirian berjuang mempertahankan prinsip bahwa siapapun dia,- baik atau buruk orangnya-tidak pernah saya persoalkan selama ia bisa diajak sharing bisnis profesional. Artinya orang tersebut mau bekerjasama saling menguntungkan secara bisnis dan halal secara syariah Islam. Sebab ini murni hubungan muamalah, dengan begitu semua sama-sama enak dan nyaman. Sayangnya, mempertahankan prinsip itupun ternyata tidak sepenuhnya dianggap benar oleh relasi dan masyarakat pembaca media cetak. Setidaknya saya sendiri merasa sunyi dan susah mendapatkan peluang kerjasama. Mengapa? Inilah pertanyaan retoris saya.

Mungkin saja ini imbalan kehidupan untuk mendewasakan diri karena telah gila membawa idealisme. Tapi tidak apalah, semua saya terima dengan lapang dada dan tetap bahagia, sebab ini karunia dan tarbiyah dari Allah agar tetap waspada. Lebih banyak nikmat yang saya terima dibandinkan dengan kesusahan yang menimpa, setidaknya dengan menjalani profesi wartawan secara benar dan bersih mendatangkan banyak saudara dan persahabatan. Inilah harta satu-satunya seorang wartawan. Dan sudah dari sananya, wartawan itu dalam strata sosial kurang mendapatkan tempat, kecuali wartawan yang sudah menjadi bos, pemegang saham media cetak dan pimpinan tertinggi. Ya, wartawan liputan tak ubahnya prajurit, kalau berhasil tidak dipuji, kalau gagal dicaci maki dan kalau mati tidak dicari. Penulis BIRO MAJALENGKA SKM BUSER

KADES BARU HARAPAN BARU

Written By SK BUSER on Rabu, 23 Desember 2009 | 10.05


Setelah melalui perhelatan akbar pada hari senin tanggal 21 Desember 2009 yaitu pemilihan kepala Desa (PILKADES) di Desa Panawangan akhirnya satu tokoh masyarakat terpilih sebagai kepala desa yang sangat diharapkan seluruh lapisan masyarakat yang mudah-mudahan pa kepala desa yang baru ini bisa mengemban amanat rakyat bisa menjadi pemimpin yang bijak tidak berpihak pada salah satu individu tetapi berwawasan kemasyarakatan demi lancarnya pelaksanaan tugas roda pemerintahan Desa Panawangan itu sendiri.
Panawangan adalah Desa di kecamatan Panawangan, Kab. Ciamis, Jawa Barat, Desa Panawangan terdiri dari 5 Dusun, yaitu : Dusun Panawangan, Dusun Sudimara, Dusun Cibogor, Dusun Salam, dan Dusun Cigobang, adapun Matapencaharian penduduknnya sebagian besar sebagai petani, sebagian lain sebagai PNS, dan pedagang Sarana ekonomi di Desa Panawanganpun terdapat satu buah pasar tradisional, satu buah terminal kecil, dan toko-toko yang berderet di sepanjang jalan propinsi di Desa Panawangan. Sarana pendidikan di Desa Panawangan terdapat 4 buah Sekolah Dasar Negeri dan satu buah SMP Negeri


Sosok Kepala Desa Panawangan terpilih yaitu Asep Yaya Mulyana ( Den Bonar ) suami dari Yeyet Yuliawati, yang di lahirkan di Dusun Salam Desa/Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis. Anak ke 7 dari pasangan M. S Sumarli ( almarhum ) dan Rukmini ( Almarhum ), latar belakang karir orang tuanya dari mulai Guru SD, Kepala Sekolah, Penilik TK/SD dan terakhir Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Ciamis Periode 1982 – 1987- 1987- 1992.

Dari situlah Asep Yaya Mulyana yang bekerja sebagai PNS di Kantor Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis, mendaftarkan diri menjadi calon Kepala Desa untuk masa jabatan 2010-2016, walaupun banyak halangan, rintangan yang di lalui sebelum lolos sebagai calon Kepala Desa tetapi dia tetap tegar menghadapinya yang akhirnya pada hari Senin tanggal 21 Desember 2009 di laksanakan Pilkades Desa Panawangan dan Asep YM terpilih sebagai Kepala Desa Panawangan Kecamatan Panawangan kabupaten Ciamis periode 2010-2016.
Ketika ditemui SKM BUSER di rumahnya Asep YM mengatakan, program awal yang akan dilaksanakan adalah kembali membangun Mesjid Desa Panawangan karena pembangunan Mesjid Desa adalah dambaan masyarakat Panawangan dari dahulu yang belum terselesaikan sampai sekarang.
Lebih lanjut Asep YM mengatakan, mudah-mudahan saya bisa mengemban amanat rakyat bisa menjadi pemimpin yang bijak tidak berpihak pada salah satu individu tetapi berwawasan kemasyarakatan.. Demi lancarnya pelaksanaan tugas roda pemerintahan Desa Panawangan saya mengharapkan dukungan, partisipasi dari semua pihak tidak hanya berakhir di Pilkades, tapi di harapkan terus berlanjut dan berkesinambungan. Keterlibatan tokoh masyarakat dan tokoh agama benar-benar sangat di perlukan karena di pandang eksis demi tercapainya pembangunan di segala bidang.
Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran Pilkades Desa Panawangan, sehingga terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar. Semoga menjadi berkah khususnya bagi saya sebagai Kepala Desa terpilih maupun bagi masyarakat Desa Panawangan pada umumnya.
Harapan masyarakat Desa Panawangan untuk Pelantikan Kepala Desa Panawangan tidak melebihi batas maksimal yang di sesuaikan dengan peraturan yaitu 15 hari setelah pelaksanaan Pilkades, supaya Kepala Desa terpilih dapat segera melaksanakan tugasnya sebagaimana yang masyarakat harapkan.
Siapapun yang duduk di organisasi Pemerintahan Desa Panawangan, baik itu BPD, LPM, Tokoh Masyarakat, Ulama, diharapkan dapat menjadi mitra kerja Kepala Desa, sehingga fungsi dan tanggung jawab roda Pemerintahan Desa tidak hanya menjadi tanggung jawab Kepala Desa akan tetapi harus menjadi tanggung jawab semua lapisan masyarakat.
AGS/CIAMIS

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MAJALENGKA budidaya - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger